Juli 13 2016 0Comment

Apakah anda tahu perbedaan antara Price (Harga) dan Cost (Biaya) ?

pricing

Dimana fokus Dept Procurement?

Dulu fokus semata-mata pada price (harga), Departemen procurement terkemuka sekarang juga fokus pada total cost dan value. Kita akan melihar perbedaan price, total cost, dan value.

Price (harga) – Price scr sederhana adalah jumlah uang yang sebuah organisasi bayarkan kepada supplier untuk sebuah produk dan jasa. Ketika harga adalah fokus, Departemen procurement bekerja dgn sungguh-sungguh membayar lebih sedikit dari yang mereka miliki di masa lampau untuk barang dan jasa (cost reduction). Jika barang dan jasa tertentu tidak dibeli di masa lampau, Dept procurement akan bekerja dgn sungguh-sungguh untuk membayar harga lebih rendah daripada yang awalnya di ditawarkan oleh supplier (cost avoidance). Ketika dept procurement berorientasi harga melaporkan kinerja nya, mereka hanya mempertimbangkan efek yg mereka dapat atas harga yang dibayar.

Total cost – Ketika mencari harga yang lebih rendah merupakan hal yang hebat, ini tidak seharusnya dilakukan tanpa mepertimbangkan faktor yang dapat membuat cost meningkat. Contohnya, katakanlah anda telah mulai membeli komponen murah untuk barang yang dimanufaktur. Pengurangan harga telah menyebabkan perusahaan anda membelanjakan $ 10 000 lebih murah per tahun untuk komponen tsb. Bagaimanapun, komponen murah memliki kualitas lebih rendah dari komponen yang dibeli sebelumnya. Sebagai hasil dari tingkat defect yang lebih tinggi, perusahaan anda telah mengeluarkan $ 20 000 per tahun dalam biaya baru perbaikan, tech support, dll. Itu secara nyata hasil yang buruk. Total cost termasuk semua biaya yang berhubungan dengan akuisisi, penerimaan, penyimpanan, penggunaan, maintenance, dan disposal produk dan jasa yang dibeli. Ketika Dept procurement berorientasi cost melaporkan kinerjanya, mereka mempertimbangkan semua komponen cost.

Value – Secara sederhana, meningkatkan kinerja bisnis berarti meningkatkan revenue (pendapatan) dan/ atau mengurangi cost. Secara historis, fungsi procurement telah dihubungkan scr inklusif dengan pengurangan biaya (cost reduction). Tapi Dept procurement modern dapat juga membantu untuk meningkatkan pendapatan. Sebagai contoh, bayangkan bahwa anda mengimplementasikan sebuah program dengan seorang supplier yang memberi  perusahaan anda keuntungan unik melebihi kompetitor dan, sbg hasil, meningkatkan market share dan revenue perusahaan anda. Anda bisa jadi belum mengurangi price atau cost produk yang dibeli. Tapi pekerjaan anda menghasilkan manfaat finansial untuk perusahaan dalam bentuk sales yang lebih tinggi. “Value”adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan setiap tipe manfaat finansial, apakah itu pengurangan dalam harga, pengurangan dalam total cost, atau peningkatan revenue (pendapatan).

Disadur dari tulisan Charles Dominick, SPSM, SPSM2, SPSM3

President Next Level Purchasing Association

admin-2

Write a Reply or Comment